1. Mengatur Posisi Tubuh
Posisi tubuh yang benar saat di depan komputer akan memberikan
kenyamanan. Dengan posisi tubuh yang benar, kita tidak akan merasa cepat
lelah dan tidak cepat terasa pegal. Adapun posisi tubuh yang benar adalah:
a. posisi kepala dan leher pada saat bekerja dengan komputer harus
tegak dengan wajah menghadap langsung ke layar monitor. Leher
tidak boleh membungkuk atau menengadah karena hal ini dapat
menyebabkan sakit pada leher;
b. posisi punggung tegak tidak boleh miring ke kanan atau ke kiri, tidak
membungkuk, dan tidak bersandar terlalu miring ke belakang. Untuk
menunjang posisi punggung yang
baik, perlu tempat duduk yang baik
dan nyaman;
c. posisi pundak tidak terlalu terangkat
dan tidak terlalu ke bawah. Bila otototot
di bahu masih tegang berarti
posisi pundak belum benar;
d. poisi lengan dan siku berada di samping,
badan dan siku membentuk
sudut lebih besar dari 90 derajat;
e. posisi kaki harus diletakkan di lantai
atau sandaran kaki dengan seluruh
tapak kaki menyentuh lantai dan
siku membentuk tidak kurang dari
90 derajat.
2. Memperkirakan Jarak Pandang dengan Monitor
Monitor-monitor komputer pada umumnya menggunakan tabung
gambar (CRT) yang dapat menyebabkan intensitas cahaya yang dipancarkan
oleh monitor cukup tinggi untuk diterima oleh retina mata. Setiap saat
layar komputer memancarkan sinar hasil perpedaran berkas elektron di
dalam tabung sinar katoda.
Saat ini, perusahaan pembuat monitor terus berinovasi agar dampak
negatif hasil perpedaran semakin berkurang. Namun, jika kita melihat
secara terus menerus dari jarak dekat, mata kita dapat rusak akibat pengaruh
sinar dari layer tersebut. Untuk mengurangi keluhan pada mata, ada
beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:
a. memasang pelindung radiasi pada monitor;
b. meletakkan monitor sedemikian rupa di ruangan sehingga layar monitor
tidak memantulkan cahaya dari sumber cahaya lain;
c. letakkan monitor lebih rendah dari garis horizontal mata agar tidak
menengadah atau menunduk;
d. aturlah cahaya monitor agar tidak
terlalu terang dan tidak terlalu
gelap;
e. mengatur pencahayaan ruang
kerja;
f. sering-seringlah mengedipkan
mata utuk menjaga mata agar tidak
kering;
g. sesekali memandang jauh keluar
ruangan.
3. Menggunakan Komputer dan Teknologi Komputer Sesuai
Prosedur
Seluruh perangkat teknologi informasi dan komunikasi baik hardware
maupun softwarenya telah dilengkapi standar tertentu, termasuk standar
untuk kesehatan dan keselamatan. Oleh karena itu, bacalah terlebih dahulu
petunjuk pemakaian yang diberikan bersamaan dengan produk yang kita beli.
Ada baiknya, kita memerhatikan hal-hal berikut sehubungan dengan
penggunaan perangkat komputer.
a. Tangan tidak boleh basah, karena jika basah atau berkeringat dan
bersentuhan langsung dengan perangkat keras akan tersetrum.
b. Mengatur kabel komputer sedapat mungkin terhindar dari air dan
kemungkinan terjadinya arus pendek yang dapat menyebabkan
kebakaran dan rusaknya peralatan komputer.
c. Posisi keyboard harus diatur sedemikian rupa dan hindarkan dari
tertumpahnya air pada keyboard. Posisi keyboard yang kurang
nyaman dapat menyebabkan nyeri otot dan tulang, terutama pada
penggunaan jari-jari tertentu saja dalam waktu yang lama.
d. Ruang kerja harus bebas debu dan sebaiknya diusahakan menggunakan
alat pendingin (AC).
e. Gunakan UPS (Uninterrutible Power Supply) sebagai hardware
tambahan untuk menghindari kerugian kehilangan data ketika terjadi
terputusnya (padamnya) arus listrik.
f. Hindari menyalakan dan mematikan komputer beberapa kali dalam
sehari, karena dapat menyebabkan rusaknya (aus) beberapa komponen
komputer.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar